Catatan dari pendiri
Catatan sesekali dari tim KAZENA — Taro dan orang-orang yang membangun bersamanya — tentang Indonesia, Filipina, dan menjalankan usaha kecil di sini.
- Akuntansi & pajak6 September 2026
Nomor yang kami karang bukan milik siapa-siapa
Nomor yang kami hasilkan benar jumlah digit dan digit pemeriksanya. Meski begitu, 12 dari 41 kasus uji tetap berhenti. Yang dilihat kantor pajak bukan bentuk nomornya, melainkan apakah nomor itu ada pemiliknya.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak5 September 2026
Kertas itu sudah menyebutkan pajak apa yang Anda tanggung
Membaca aturan Filipina membuat saya sadar bahwa satu kolom di pembukuan kami, terdaftar PPN atau tidak, tidak bisa memberi jawaban. Dua usaha dengan ukuran dan bidang yang sama bisa berada di rezim yang berbeda, tergantung sebuah pilihan.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak4 September 2026
Aturan yang kami tulis di 2 tempat
Di satu pembukuan ada 2 faktur dengan nomor yang sama. Tempat yang menentukan bentuk nomor dan tempat yang menentukan kapan nomor kembali ke 1 ditulis terpisah, dan pada Juni saya hanya mengubah salah satunya. Antara 1 Juli dan 20 Agustus, 58 faktur bertabrakan.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak3 September 2026
Kolom yang bisa diketik adalah sebuah izin
Bermula dari 1 kalimat: tolong hilangkan kolom PPN. Kami tidak menghilangkannya — kami membuatnya tidak bisa diisi dengan tangan. Dari 449 pembukuan yang bukan PKP, ada 37 yang mengisi kolom itu, dan pada 9 di antaranya angka itu adalah pajak yang dipotong.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak2 September 2026
Tiap tabel minta ditekan dengan caranya sendiri
Ada tabel kami yang terbuka di mana pun barisnya ditekan, ada yang hanya di tulisannya. Satu kalimat dari rekan membuat saya menghitung: 10 layar daftar, 4 kebiasaan yang berbeda. Setelah menelusuri pesan 3 bulan, ada 6 laporan yang kami salah baca.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak1 September 2026
Hari layar menuliskan Disimpan
Sore 14 Agustus, Coretax untuk pertama kalinya menerima berkas yang kami hasilkan. Sebelum itu kami ditolak 27 kali. Saya tuliskan semua tempat kami jatuh.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak31 Agustus 2026
Fitur berbayar yang lupa kami kunci
Fitur yang kami cantumkan di kolom berbayar ternyata tidak punya pemeriksaan paket sama sekali di dalam kode. Selama 130 hari fitur itu berjalan di pembukuan gratis persis seperti di yang berbayar. Kami tidak menariknya kembali — kami menjadikannya gratis dan memperbaiki halaman harga.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak30 Agustus 2026
Terlalu biasa untuk dijelaskan siapa pun
Hari ini tepat 1 bulan saya di Jakarta. Hampir semua hal berguna yang saya pelajari di sini tidak ada di panduan mana pun — bukan disembunyikan, hanya terlalu biasa untuk terpikir disebutkan. Faktur yang kami cetak ternyata belum menjadi dokumen di negara ini.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak29 Agustus 2026
Akumulasi kami dimulai dari tempat catatan kami dimulai
Kolom yang bertuliskan akumulasi sejak awal tahun ternyata hanya menghitung pembayaran yang tercatat di pembukuan kami sendiri. Pada 23 pembukuan yang mulai dipakai di tengah tahun, potongan pajaknya kurang 41.200.000 rupiah seluruhnya.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak28 Agustus 2026
Hari ini itu milik siapa
Server kami berganti tanggal 7 jam lebih dahulu daripada Jakarta. Selama 7 jam itu, apa yang dicatat seseorang sebagai hari ini kami simpan sebagai kemarin. Ada 488 jurnal, dan 19 di antaranya jatuh ke bulan yang salah.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak27 Agustus 2026
Diam di pintu masuk, mengunci di pintu keluar
Semua isian sudah benar, tetapi tombol ekspor tetap kelabu dan tidak berkata apa-apa. Yang kurang adalah 2 kolom di layar lain, dan panduan kami sudah memuatnya. Meski begitu, yang salah bukan orang yang belum membacanya.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan - Akuntansi & pajak26 Agustus 2026
Nilai bawaan itu masih memilih Jepang
Pada bulan Juni kami mencoret Jepang dari daftar negara yang kami layani, tetapi dari 47 akun yang dibuat lewat tombol Google sesudah itu, 41 tetap lahir sebagai pembukuan Jepang. Yang saya ganti hanyalah papan di depan toko, bukan isi gudangnya.
Taro — Pendiri KAZENABaca tulisan
